Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Visi :
Menjadi Program Studi yang Unggul, Terdepan, dan Kompetitif dalam bidang Hukum Ekonomi Syariah Tahun 2019.

Misi :
a. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran Hukum Ekonomi Ekonomi Syariah yang profesional dan berakhlak mulia.
b. Mengembangkan dan menerapkan keilmuan Hukum Ekonomi Syariah melalui penelitian dan pengabdian masyarakat.
c. Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan dalam mencetak lulusan yang profesional, mandiri, adil dan beradab.
d. Memperluas jalinan kerjasama lembaga baik regional, nasional maupun internasional.

Tujuan :
a. Menjadi Program Studi yang professional dalam bidang pendidikan dan pengajaran dilandasi akhlakul karimah.
b. Kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat semakin meningkat.
c. Memiliki pengelolaan dan pelayanan akademik yang optimal dengan manajerial yang professional dan kompetitif.
d. Menghasilkan lulusan yang memliki kompetensi, mandiri, dan professional dengan komitmen moralitas yang kuat dalam bidang ilmu ekonomi syariah.
e. Jalinan kerjasama menjadi lebih luas baik regional, nasional maupun internasional dalam mengembangkan keilmuan hukum ekonomi syariah.

Kurikulum Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah Sarjana Fakultas Syariah mensyaratkan 148 SKS termasuk skripsi/tugas akhir dan dijadwalkan selama 8 (delapan) semester yang harus ditempuh seorang mahasiswa untuk mencapai gelar sarjana syariah yang terdiri dari :
– Mata kuliah wajib: 142 SKS
– Mata kuliah pilihan wajib: 6 SKS

Output Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah :
a. Hakim Pengadilan Agama (Mengadili Sengketa Ekonomi Syariah).
b. Tenaga Ahli Dewan Syariah Nasional.
c. Konsultan, Arbiter, Advokat.
d. Pegawai Bank Syariah.
e. Pegawai Asuransi Syariah.
f. Pegawai Pegadaian.
g. Pegawai pada Lembaga Ekonomi Syariah.
h. Advokat di Bidang Hukum Syariah.
i. Penghulu.
j. Konsultan dalam penyelesaian hukum-hukum Sayariah, misalnya tentang warisan dan lain-lain.

Last update: 23 August 2016 (AP)