Spread the love

Seru! Nonton Film ‘Kiprah Darah Muda’ dan Diskusi Bersama Ormawa Fakultas Syariah

Minggu, 6 juni 2021, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film ‘Kiprah Darah Muda’ serta diskusi bersama Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Lingkup Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya, kegiatan tersebut  dilaksanakan di Aula Fakultas Syariah, IAIN Palangka Raya.

Kegiatan ini dilaksanakan Pukul 18.00 s.d. 21.00 WIB dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 20 orang mahasiswa. Adapun tujuan dilaksanakanya kegiatan ini adalah untuk merefleksikan kembali gerakan-gerakan anak muda serta menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap bangsa dan negara dengan mengambil peran agar lebih peka lagi terhadap isu-isu kemanusiaan isu lingkungan, khususnya di Wilayah Kalimantan Tengah.

Film dokumenter yang berdurasi 23 menit itu turut menyita perhatian para peserta yang hadir karena film tersebut menggambarkan kisah perjuangan anak muda yang mengambil peran sesuai dengan kemampuanya. Film ‘Kiprah Darah Muda’ mengandung pesan moral bagi setiap pemuda agar mampu turut berperan demi kemajuan bangsa.

Andri Mulyanto yang bertindak sebagai pemantik diskusi mengatakan bahwasanya idealisme merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh pemuda saat ini. Selain itu, pemuda harus mampu bersatu di atas segala perbedaan dan kebinekaan Negara Indonesia jika ingin bahu-membahu mengubah dan memajukan negara ini.

“Seperti yang dikatakan Tan Malaka, idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki seorang pemuda, jika kamu tidak bisa beridealisme setelah lulus kuliah nanti, setidaknya kamu pernah beridealisme dalam bangku perkuliahan”. Jelas Andri.

Ia juga menambahkan, “kalau mau negara kita semakin maju dan lebih baik, pemuda harus bersatu dan mengambil peran. Jangan lagi kita malas-malasan dan acuh terhadap lingkungan sekitar.”

Bayu Prima Susilo Bambang Wijayanto yang juga bertindak sebagai pemantik diskusi ini menyampaikan bahwasanya fenomena yang terjadi saat ini seperti pembakaran hutan secara besar-besaran adalah bentuk keserakahan manusia yang tidak mencintai alam semesta. Ia juga menambahkan bahwa sekarang saatnya Fakultas Syariah, IAIN Palangka Raya bergerak dan menjadi lembaga advokasi, lembaga aspirasi yang berkualitas sehingga isu-isu terhadap lingkungan, kekerasan seksual dan lain sebagainya. Setiap bagian dari Fakultas Syariah harus ikut andil di dalamnya dan terjun langsung mengabdikan diri kepada masyarakat.

Andri Mulyanto sebagai Ketua Dewan Mahasiswa, Fakultas Syariah juga berharap agar mahasiswa Fakultas Syariah mampu menjadi mahasiswa generasi yang kriitis, gemar berdiskusi dan ikut andil terus terhadap isu lingkungan, sosial dan kemanusiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *